Kembali GKPI Jemaat Pandan Resort Pasar Tukka menunjukkan komitmennya untuk pembangunan gedung baru GKPI Pandan yang saat ini sudah selesai tahap pengatapan. Komitmen itu tertuang dalam bentuk janji iman jemaat yang diselenggarakan hari ini Minggu, 14 Juni 2026 dalam ibadah pagi dan siang.
Penggalangan dana berupa janji iman ini diawali dengan pemaparan dari Seksi Pembangunan dan konsultan terkait progres (kemajuan) pembangunan gedung gereja GKPI Pandan.
Dalam paparannya Ketua Panitia Pembangunan, Donal Sianipar menjelaskan bahwa tahap kedua pembangunan mencakup; Pengerjaan kolom lantai II bangunan, Pekerjaan ring balok, Pekerjaan tangga menara gereja, Pekerjaan atap.
Anggaran yang sudah terpakai untuk tahap II sebut Donal, sebesar Rp 1.152.547.698 (Satu miliar seratus lima puluh dua juta, lima ratu empat puluh tujuh ribu, enam ratu sembilan puluh delapan rupiah).

Konsultan pembangunan gedung GKPI Pandan, Elian Nababan memaparkan untuk pembangunan tahap III yang mencakup; Pekerjaan timbunan tanah bawah lantai, Pekerjaan cor dinding bawah lantai, Pekerjaan cor pada balok dinding, Pekerjaan listplank, Pekerjaan dinding gereja, Pekerjaan kusen pintu dan jendela. Adapun total anggaran untuk tahap tiga ini sebesar Rp 1.231.934.000 (Satu miliar dua ratus tiga puluh satu juta, sembilan ratus tiga puluh emat ribu rupiah).
Untuk mendukung dana yang dibutuhkan tahap III, diadakan penggalangan dana lewat janji iman di ibadah pertama. Dalam waktu lebih kurang 30 menit terkumpul janji iman sebesar Rp 121. 500.000. Demikian juga di ibadah kedua terkumpul sebesar Rp 54.500.000. Total dana yang terkumpul lewat janji iman dari jemaat di ibadah minggu pagi dan siang Rp 176.000.000. (Seratus tujuh puluh enam juta rupiah)
Satu hal yang tak pernah surut dari Jemaat GKPI Pandan hingga kini yaitu semangat dalam membangun. Semua jemaat turut berpartisipasi menyampaikan janji imannya sebagai rasa tanggung jawab dan ucapan syukur atas apa yang diterimanya dari Tuhan. Meskipun menghadapi pergumulan berat seperti peristiwa banjir bandang yang melanda Kabupaten Tapanuli tengah pada tanggal 25 November 2025 lalu.
Banyak jemaat GKPI Pandan yang terdampak banjir tersebut, namun semangat dan iman jemaat tak goyah untuk tetap memberikan yang terbaik dan berjanji selalu setia mendukung pembangunan gedung gereja GKPI Pandan hingga selesai.
Guru Jemaat GKPI Pandan, Pnt. G. Rajagukguk menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukur atas semangat semua jemaat yang terus berpartisipasi dalam pembangunan gedung gereja GKPI Pandan. Mulai proses awal pembangunan, jemaat terus semangat dan saling menopang tanpa mengenal lelah.
Bukan hanya dalam bentuk janji iman, lewat lelang, bazar, dan penggalangan dana lainnya, seluruh jemaat GKPI Pandan tak pernah absen dan selalu berperan.
Jika dilihat dari jumlah jemaat GKPI Pandan yang saat ini jumlah KK-nya baru 150 KK, hampir tidak masuk akal mampu mengumpulkan dana lebih kurang Rp 3 miliar rupiah.
Untuk itulah, Guru Jemaat dan seluruh warga GKPI Pandan tidak goyah untuk menggalang dana Rp 1.231.934.000 (Satu miliar dua ratus tiga puluh satu juta, sembilan ratus tiga puluh emat ribu rupiah) untuk tahap ketiga ini. Karena mereka sudah menyaksikan bagaimana mujizat itu sunguh nyata.

Di mana sewaktu mengawali pembangunan gedung baru ini, dana pembangunan yang tersedia hanya sekitar Rp 370 juta.
Oleh kasih pertolongan Tuhan, hingga saat ini dana sudah terkumpul lebih kurang Rp 3 miliar rupiah. Hal itulah yang mendasari seluruh jemaat GKPI Pandan tak goyah dalam menyelesaikan bangunan gereja yang total biaya Rp 4,8 miliar.
Semangat jemaat pembangunan gedung GKPI Pandan ini turut didorong oleh Pendeta Resot GKPI Pasar Tukka, Pdt. Erik Sunando Sirait, Ssi (Teo). Di mana motivasi dan semangat serta penggalangan dana yang dilakoni Pendeta Erik Sunando, semakin menambah semangat jemaat dalam penggalangan dana.
Dalam berbagai kesempatan Pendeta Erik selalu mengingatkan jemaat bahwa tidak semua diberikan Tuhan kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembangunan Bait-Nya. Sama halnya dengan Raja Daud yang tidak diizinkan Tuhan dalam pembangunan Bait Suci, melainkan putranya Salomo yang diizinkan Tuhan membangunnya.
“Untuk itu bersyukur dan berbahagialah jika kita diberikan Tuhan kesempatan untuk membangun Bait-Nya,” kata Pendeta Erik.
Penggalangan janji iman untuk pembangunan gereja GKPI Pandan ini adalah tahun kedua. Di mana pada tahun pertama (2025) sebelum bencana banjir, janji iman jemaat terkumpul sebesar Rp 202.000.000. (Dua ratus dua juta rupiah) (*)




